Ayahkeren.id – Menjadi orangtua adalah salah satu tantangan paling besar dalam kehidupan. Terlebih saat harus mulai menerapkan pola asuh pada anak. Perlu disadari bahwa pola asuh yang baik adalah pola asuh yang adil, fleksibel, saling menghargai satu sama lain, dan menjadikan proses belajar sebagai hal utama daripada pencapaian anak akan sesuatu. Sayangnya, beberapa orangtua justru salah bicara pada anak sehingga membuat anak semakin bingung atas apa yang diinginkan orangtuanya. Berikut 3 kesalahan yang paling sering dilakukan orangtua saat bicara pada anak?

TERLALU BANYAK BICARA

Tahukah Anda, menurut peneliti, saat orangtua berbicara terlalu banyak pada anak, maka anak justru akan mengabaikan orangtua. Otak manusia hanya dapat menyimpan 4 “potongan” informasi atau ide unik dalam ingatan jangka pendek (aktif) sekaligus. Jika dikonversi, maka otak manusia hanya menyimpan informasi unik selama 30 detik awal atau setara dengan 2 kalimat saat orang lain bicara.

TERLALU BANYAK MENGOMEL

Beberapa dari Anda memang mungkin pernah mengomel dan memberi banyak peringatan pada anak. Pola pengasuhan tersebut hanya akan membuat anak menjadi pembangkang.

TIDAK BENAR BENAR MENDENGARKAN

Beberapa kesalahan yang cukup sering dilakukan orangtua saat berbicara pada anak adalah tidak berusaha mendengarkan anak dengan baik. Mendengarkan dengan efektif berarti juga melibatkan semua organ non-verbal seperti kontak mata, ekspresi wajah, nada suara.

Ada banyak sekali pilihan kalimat positif yang bisa orangtua ucapkan pada anak saat berbicara. Namun, beberapa dari kita terlalu terbawa emosi sehingga sering hanya mengucapkan kata-kata kasar pada anak. Padahal, anak juga berhak mendapatkan kelembutan perilaku dari orangtuanya setiap hari. Yuk,kita coba mulai hari ini yah!

Sumber: dari berbagai sumber

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.