Ayahkeren.id – Perubahan suasana hati (mood swing) merupakan hal yang normal jika terjadi sesekali. Namun jika terlalu sering terjadi hingga mengganggu aktivitas harian juga disertai tanda-tanda lain, mood swing patut dicurigai sebagai gejala suatu gangguan mental.

Selama perubahan emosi tidak berdampak kepada kehidupan sehari-hari, maka hal ini masih dapat dianggap normal. Namun apabila perubahan suasana hati terjadi secara drastis, sering, berlarut-larut, dan hingga menganggu aktivitas, hal ini perlu diwaspadai.

Perhatikan juga jika mood swing telah mencapai tingkatan yang lebih parah, seperti menimbulkan rasa ingin melukai diri sendiri atau mengakhiri hidup. Mood swing yang muncul bersamaan dengan gejala-gejala tersebut bisa jadi merupakan pertanda gangguan kesehatan mental. Penyebabnya diantaranya:

HORMON

Remaja, wanita hamil, dan wanita menopause adalah kelompok yang memiliki kemungkinan besar mengalami perubahan suasana hati terkait perubahan hormon.

KETIDAKSEIMBANGAN KIMIA OTAK

Mood swing bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan zat kimia otak yang mengatur suasana hati. Beberapa contoh zat kimia otak ini adalah serotonin dan dopamin.

PENYAKIT TERTENTU

Menderita penyakit tertentu juga menjadi faktor yang mendasari kemunculan mood swing. Beberapa penyakit yang bisa menyebabkan gangguan mood adalah kerusakan paru-paru, ginjal, atau jantung, penyakit tiroid, dan kelainan pada otak.

GANGGUAN MENTAL

Gangguan mental yang sering kali dikaitkan dengan keluhan mood swing adalah depresi, gangguan bipolar, gangguan kepribadian ambang, skizofrenia, dan ADHD.

Selain beberapa penyebab di atas, kecanduan atau penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan minuman keras, serta efek samping obat-obatan tertentu juga bisa menimbulkan mood swing. Demikian info, semoga bermanfaat!

Sumber: dari berbagai sumber

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.