Ayahkeren.id – Bagi kamu yang baru memasuki dunia freelancer, mungkin masih bingung bagaimana caranya menetapkan tarif. Namun bernegosiasi dengan perusahaan yang menawarkan proyek, dan bertemu client telah menjadi salah satu proses yang harus kamu lalui. Berikut ini beberapa kiat yang dapat kamu terapkan untuk menentukan tarif dan bernegosiasi dengan klien. Check it out!

RISETLAH!

Pertama-tama carilan referensi awal di internet tentang berapa bayarannya terhadap skill yang kamu miliki, dengan proyek serupa, sesuaikan juga beban kerjanya. Mempermudah hal ini bergabunglah dengan forum networking yang saling berbagi informasi tentang pekerja lepas. Caranya tinggalkan saja komentar di forum tersebut dan tanyakan pendapat peserta lain tentang bayaran yang pantas untuk proyek yang tengah kamu hadapi. Jawaban mereka dapat menjadi patokan awal yang dapat kamu gunakan sebelum memberi penawaran pada Klien.

BERTANYALAH PADA YANG BERPENGALAMAN

Bertanyalah pada kawan yang pernah mengerjakan proyek serupa. Tanyakan pendapatnya mengenai berapa bayaran yang pantas untuk proyek ini. Biasanya freelancer senior akan menyarankan para pekerja lepas baru untuk tidak mematok bayaran terlalu tinggi. Sebab kamu belum memiliki portofolio yang cukup sebagai daya tawar, sehingga baiknya menerima saja proyek tersebut untuk menambah pengalaman.

MINTALAH PENDAPAT PADA AHLINYA

Memiliki teman yang bekerja sebagai HRD? Jika ya bertanyalah kepadanya berapa bayaran yang pas untuk proyek serupa seperti yang sedang ditawarkan padamu. Jawaban ini cukup terpercaya kevalidannya, sebab mereka lebih tahu tentang perhitungan gaji dan bisa memberi sudut pandang dari pihak perusahaan.

NEGOSIASI

Bernegosiasilah dengan klien, jangan takut untuk mengajukan angka agar kamu mendapatkan bayaran yang sesuai. Apalagi jika kamu sudah mengantongi patokan tentang honorarium yang sesuai. Negosiasi dengan klien memang membutuhkan kepercayaan diri yang tinggi namun perlu dipahami bahwa negosiasi bukanlah kompetisi. Jangan mengejar kesepakatan yang hanya menguntungkan diri sendiri dan mengabaikan keinginan klien, atau sebaliknya. Dengan kata lain, capailah win-win solution. Pahami apa yang klien inginkan dan butuhkan, agar kamu bisa memberikan yang terbaik.

TANYA BERAPA BUDGET KLIEN

Pada akhirnya kamu tidak bisa memaksakan perusahaan untuk membayar lebih tinggi jika mereka memang tidak memiliki cukup uang. Menghadapi hal ini, jika prioritasmu memang menambah pengalaman, maka ambil saja. Namun, jika kamu sudah merasa cukup mahir dan pantas dibayar lebih tinggi, maka tinggalkan. Perusahaan akan mencari pekerja lepas lain yang mau dibayar sesuai budget. Namun, kamu bisa menggunakan informasi berharga ini sebagai patokan untuk proyek serupa di masa mendatang.

Demikian tips, Semoga bermanfaat yah!

Sumber: dari berbagai sumber

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.